Jaga Sinergitas dan Transparansi Kajati Sulsel Didik Farkhan Pamit Kepada Awak Media
KEJATI SULSEL, Makassar – Bertempat di Baruga Adhyaksa Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Dr. Didik Farkhan Alisyahdi, menggelar acara silaturahmi hangat bersama Forum Wartawan Kejaksaan (Forwaka) Sulsel pada Jumat (24/04/2024). Pertemuan ini sekaligus menjadi momentum pengumuman pemenang Lomba Karya Tulis Jurnalistik Kejati Sulsel 2026.
Kasi Penkum Kejati Sulsel dalam laporannya menyampaikan bahwa lomba ini digelar untuk memotret kinerja institusi di bawah nakhoda Dr. Didik Farkhan Alisyahdi. Dengan tema utama "180 Hari Kepemimpinan Dr. Didik Farkhan Alisyahdi di Kejati Sulsel: Hukum yang Tegas ke Atas, Humanis ke Bawah".
Dari total 10 karya tulis yang masuk ke meja panitia, terpilih **4 karya terbaik** yang dinilai langsung oleh Kajati Sulsel.
Dalam sesi testimoni, perwakilan jurnalis memberikan apresiasi tinggi terhadap gaya kepemimpinan Didik Farkhan. Masjaya dari harian Upeks mengungkapkan bahwa keterbukaan informasi di Kejati Sulsel sangat terasa.
"Selama 180 hari kepemimpinan beliau, tidak ada yang ditutupi dalam penanganan kasus. Transparansi benar-benar nyata kami rasakan," ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Hamzah Samal dari Ujungjari.com menyebut Dr. Didik sebagai salah satu sosok pimpinan yang meninggalkan jejak (legacy) luar biasa.
"Meskipun masa kepemimpinannya di Sulsel tergolong singkat, namun dampak yang diberikan bagi masyarakat sangat dirasakan," tambahnya.
Dr. Didik Farkhan Alisyahdi, yang juga memiliki latar belakang di dunia jurnalistik, memberikan tanggapan yang rendah hati atas karya-karya para jurnalis. Beliau sempat berseloroh bahwa dirinya sebenarnya menantikan kritik dalam tulisan tersebut.
"Saya ingin ada yang memberikan kritik dalam tulisan, tapi ternyata semuanya menulis kebaikan. Saya sangat mengapresiasi ini karena latar belakang saya juga jurnalis, jadi kita adalah satu frekuensi," ungkap Didik.
Beliau juga menekankan pentingnya publikasi dalam setiap langkah kinerja Kejaksaan.
"Pesan Bapak Jaksa Agung sudah jelas: sekecil apapun prestasi harus dipublikasikan agar masyarakat tahu apa yang kita kerjakan."
Di akhir sambutannya, suasana mendadak haru saat Dr. Didik menyampaikan salam perpisahan karena akan berpindah tugas ke Jakarta.
"Saya pamit kepada teman-teman Forwaka. Saya mohon doa agar tetap diberikan kekuatan dalam menyelesaikan karier saya selama 5 tahun ke depan. Jika teman-teman sedang berada di Jakarta, silakan hubungi saya, pintu saya selalu terbuka," tutupnya.
Turut hadir dalam acara ini Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulsel, Prihatin, Asisten Intelijen, Ferizal dan Asisten Tindak Pidana Khusus, Rachmat Supriady.
Acara diakhiri dengan penyerahan penghargaan kepada para pemenang lomba dan sesi foto bersama yang penuh keakraban.
Makassar, 24 April 2026
KASI PENKUM KEJATI SULSEL